post image

Swab Antigen untuk Karyawan Pabrik Industri di Jakarta

Kami menyediakan swab antigen karyawan pabrik, yang berlokasi di Jakarta secara keseluruhan.

Memasuki kehidupan yang perlahan mulai normal pasca adanya pandemi virus, aktivitas keseharian yang biasanya dilakukan di rumah aja akhirnya mulai bisa dilakukan di luar rumah. Seperti para siswa yang mulai kembali ke sekolah, dan pekerja yang mulai kembali ke kantor.

Maskipun begitu, belum adanya kepastian terkait masa berakhirnya pandemi ini harus tetap menjadi perhatian. Malah kini muncul varian baru.

Itu sebabnya masih berlaku persyaratan yang harus kita patuhi untuk dapat beraktivitas dengan normal. Seperti tetap menerapkan protokol kesehatan, menunjukan bukti vaksinasi minimal 1 kali ataupun bukti tes negatif.

Apalagi ketika anda adalah seorang pelaku di bidang industry dan tinggal di Jakarta, syarat tersebut agaknya harus tetap dilakukan mengingat bagaiaman padatnya ibukota negara ini.

Selain itu perusahaan harus memenuhi himbauan pemerintah tentang Kewajiban Perusahaan untuk Melakukan Rapid Test Diagnostic (RDT) Mandiri bagi karyawannya untuk mencegah penularan virus.

Melihat itu, perusahaan tidak mungkin mengajukan keseluruhan karyawannya untuk melakukan rapid sendiri mengingat bahaya yang ditimbulkan apabila nekat melakukan pengujian virus secara mandiri.

Perusahaan harus memfasilitasi itu untuk bisa mengujikan test terhadap para karyawannya. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk pengujiannya adalah memanggil layanan untuk melakukan pengecekan terhadap para karyawan.

Nah anda, mungkin bisa menggunakan jasa swab test di rumah. Swab Express ini merupakan pelayanan Swab Antigen untuk karyawan pabrik industry di Jakarta yang hadir di Indonesia untuk melakukan layanan pengecekan terhadap diagnosa virusnya.

Swab Antigen dan Rapid Antigen, Apa Bedanya?

Berbicara mengenai bukti tes negatif, kini ada beberapa macam alat untuk mendeteksi virus dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, tak sedikit orang yang bingung membedakan antara satu jenis tes dengan yang lainnya. Oleh karena itu Anda perlu cek informasi Ketahui Perbedaan Swab Antigen.

Swab antigen dan rapid antigen itu jenis tes yang sama. Disebut rapid karena hasil pemeriksaannya cepat, yaitu hanya dalam waktu 15 menit saja. Sedangkan disebut swab karena teknik pengambilan sampelnya dengan cara mengusap area hidung untuk mengambil sample.

Swab antigen atau yang sering dikenal dengan rapid antigen bekerja dengan cara mendeteksi protein tertentu dari virus yang memunculkan respons kekebalan tubuh.

Tes antigen adalah sebuah tes imun yang berfungsi untuk mendeteksi keberadaan antigen virus tertentu yang menunjukan adanya infeksi virus saat ini. Rapid antigen biasanya digunakan untuk mendiagnosis pathogen pernapasan, seperti adanya virus influenza dan respiratory syncytial virus (RSV).

Namun Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat memberikan otorisasi penggunaan darurat (EUA) untuk tes antigen sebagai tes untuk mengidentifikasi adanya virus.

Swab antigen ini cocok banget digunakan untuk karyawan industry. Mengapa demikian?

Karena hasil pemeriksaannya cepat, swab atau rapid antigen ini juga bisa dilakukan secara masal.

Bagaiamana Cara Kerja Swab atau Rapid Antigen?

Swab atau rapid antigen dapat mengidentifikasi  bila seseorang sedang terinfeksi pathogen seperti virus.

Swab atau rapid antigen bekerja paling baik ketika orang tersebut dites pada tahap awal terkena infeksi virus, dimana bebannya paling tinggi. Tes ini juga bermanfaat untuk mendiagnosis orang-orang yang diketahui memiliki resiko cukup besar untuk terpapar virus.

Inilah Bahaya Melakukan Test Antigen Sendiri

Meskipun test antigen baik berupa swab maupun rapid terbilang mudan dan murah, namun sangat berbahaya lho menggunakan alat tes swab maupun rapid yang dibeli sendiri secara online. Ada prosedur dan ketentuan tes antigen yang dikeluarkan Pemerintah melalui Keputusan Menteri Kesehatan.

Beberapa bahaya nya diantaranya:

Pertama, kesalahan hasil pemeriksaan. Kesalahan yang dilakukan dalam pengambilan bagian untuk pemeriksaan bisa memberikan hasil yang tidak tepat.

Kedua, meningkatkan potensi penularan virus. Salah satu syarat untuk melakukan pengambilan sampel saat tes antigen adalah penggunaan APD atau Alat Pelindung Diri, guna mencegah resiko penularan virus.

Apabila pengambilan sample dilakukan sendiri, kemungkinan besar tidak mengenakan APD, itu akan meningkatkan potensi penularan.

Ketiga, alat tes bisa patah dan tertelan.  Dampak antigen ini bisa terjadi pada yang memilliki struktur hidung yang bengkok ataupun tidak normal. Bila melakukan tes sendiri, tidak memahami struktur tersebut, bisa menyebabkan rasa sakit yang luar biasa.

Keempat, pendarahan. Resiko pendarahan juga bisa saja terjadi jika alat tes mengenai pembuluh darah.

Oleh karena itu, masyarakat tidak bisa sembarangan membeli dan menggunakan alat kesehatan seperti tes swab atau rapid antigen sembarangan. Tidak boleh dibeli dan dipakai secara mandiri.

Itu sebabnya Swab Ekspres hadir untuk melayani anda memenuhi himbauan pemerintah tentang Kewajiban Perusahaan untuk Melakukan Rapid Test Diagnostic (RDT) Mandiri.