post image

5 Gejala Imun Tubuh Menurun, Tidak Boleh Diabaikan!

Sepekan terakhir mulai beredar informasi mengenai penularan subvarian omicron XBB. Indonesia kembali waspada terhadap kemungkinan adanya lonjakan kasus untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Salah satu aspek yang berkaitan dengan penularan virus adalah adanya gejala imun tubuh yang menurun.

Ya, kekebalan tubuh menjadi hal yang banyak diperbincangkan oleh orang-orang. Tentunya menurunya sistem imun tidak terjadi tanpa alasan. Hal ini bisa dipicu karena berbagai hal mulai dari kurangnya nutrisi, mengalami dehidrasi, stres, kurang tidur, cuaca ekstrim, dan sebagainya.

Lantas adakah tanda-tanda imun tubuh menurun yang bisa kita identifikasi?

Tentu saja ada, sebenarnya tubuh kita secara otomatis akan menunjukan gejala tertentu ketika kondisi imun sedang buruk. Nah, untuk mempermudah Anda berikut akan kami jelaskan beberapa poin-poinnya.

Segera Ambil Tindakan, Ini 5 Tanda Imun Tubuh Mulai Menurun!

Ada setidaknya beberapa tanda-tanda umum yang membuat Anda bisa sadar bahwa kondisi kekebalan tubuh mulai menurun. Beberapa ciri-ciri berikut bisa dilihat dengan mudah, coba cek apakah Anda mengalami hal yang sama.

1.     Mata Kering

Mata kering menjadi gejala pertama yang bisa Anda rasakan saat imun mulai melemah. produksi cairan pada mata berkurang, tidak hanya terasa perih biasanya hal ini juga akan mengganggu penglihatan Anda tatapan mulai kabur sehingga sulit untuk berkonsentrasi.

Bagaimana solusinya?

Apabila penyebabnya adalah kurang beristirahat, maka Anda bisa mencoba untuk mengatur kembali pola tidur yang sesuai anjuran pakar kesehatan. Dapatkan istrirahat yang cukup dan kurangi tidur terlalu larut.

2.     Demam Ringan

Demam menjadi gejala kedua yang diberitahukan oleh tubuh ketika kekebalan tubuh menurun. Ini adalah hal yang umum, biasanya setiap orang sebelum jatuh sakit, bagian dahi saat disentuh agak terasa hangat. Jika masih sekadar gejala demam ringan Anda bisa meminum obat yang biasanya dikonsumsi atau menempelkan plester kompres.

Jika kondisi tidak kunjung membaik dalam beberapa hari maka pertimbangkan untuk periksa langsung ke dokter atau klinik terdekat.

3.     Merasa Kurang Nyaman Saat Menelan Makanan

Apabila esofagus atau tabung yang menjadi penghubung antara mulut dan lambung mulai melemah maka Anda akan terasa sulit saat menelan makanan. Tidak hanya perasaan kurang nyaman, Anda juga bisa merasakan sakit yang ujung-ujungnya membuat selera makan berkurang.

Makanan seperti daging akan terasa sulit untuk tertelan, jika hal ini terjadi maka jangan biarkan perut kosong makanlah sesuatu yang mudah dicerna seperti bubur, sayur, dan sejenisnya.

4.     Perut Sering Kembung

Jika Anda belakangan ini merasa perut sering kembung maka bisa jadi ada masalah dengan sistem pencernaan yang mengakibatkan imunitas tubuh semakin lemah. Faktanya memang lebih kurang 70 persen jaringan sistem kekebalan tubuh kita berada di saluran pencernaan.

Biasanya kalau sudah kembung maka bisa memicu timbulnya penyakit lain seperti sembelit, diare, karena kemungkinan adanya virus dan bakteri yang menyerang bagian pencernaan Anda.

5.     Rentan Sakit dan Infeksi Berulang

Ketika imun menurun maka Anda menjadi rentan terkena penyakit seperti demam, flu, batuk, dan sebagainya. Pada umumnya orang yang sakit umum akan sembuh dalam beberapa hari setelah mengonsumsi obat yang cocok, namun pada kondisi lain jika imun tubuh tidak kunjung membaik maka kejadian ini akan berulang.

Jadi, setelah Anda sembuh dari pilek lalu terkena batuk, sembuh dari batuk malah demam. Situasi seperti ini membutuhkan penanganan langsung dari dokter karena bisa saja ada masalah dengan sistem kekebalan tubuh Anda. Beberapa gejala lainnya dari penurunan imunitas tubuh yaitu penurunan berat badan, mudah lelah, dan sebagainya.

Apakah Imun Tubuh Menurun Juga Termasuk Gejala Terkena Covid?

Ya, memungkinkan apabila imun tubuh yang menurun adalah salah satu gejala covid xbb  atau subvarian lainnya. Dalam beberapa kondisi apabila mengalami gejala yang mirip dengan infeksi corona maka perlu dilakukan adanya swab baik itu antigen atau PCR.

Terlebih lagi saat ini penularan covid mulai kembali menunjukan peningkatan, tentunya kita tidak bisa lengah. Kemenkes menyebut subvarian XBB berpotensi meyebabkan peningkatan hingga 20 ribu kasus per hari. Tentunya ini menjadi pengingat, kita harus selalu waspada dan memperhatikan kondisi tubuh supaya bisa tetap sehat dan beraktivitas dengan baik.

Apabila Anda ingin melakukan swab dengan cepat dan mudah di rumah, maka bisa menggunakan layanan dari Swab Express Indonesia sehingga prosesnya jauh lebih praktis.

Berlokasi di wilayah perumahan alam sutera, BSD, dan sekitarnya maka bisa menggunakan swab home service tangerang tarif antigen mulai dari Rp 65.000 per orang dan PCR express biaya Rp 285.000.

Hasil tes keluar 15 menit untuk antigen dan swab PCR keluar dalam waktu 12 jam. Daftarnya super mudah, isi formulir online, nakes langsung datang ke rumah sesuai standar yang direkomendasikan Kemenkes dan WHO.